Ketika Pohon Bisa Berbicara

Penatualang.id  – Kami sebagai Pohon memang tidak diberikan kemampuan untuk bersuara sepertimu. Namun, kami masih bisa menyampaikannya melalui kondisi sekitar.

Meskipun, pesan-pesan yang kami sampaikan selalu terabaikan olehmu. Padahal, tanpa kami (Pohon) akan terjadi ketidakseimbangan pada rantai makanan.

Seandainya saja, kami diberikan kesempatan untuk bisa bersuara sedetik saja. Kami akan menyampaikan seluruh jeritan yang telah kami alami akibat perbuatamu.

Baca Juga : Mapala Tidak Pensiun!

Rasanya sangat sakit ketika kamu mulai menancapkan benda tajam pada tubuhku. Apakah kau pernah berfikir sejenak? Ini aku, yang selalu memberikanmu oksigen!

Walaupun, tidak sebanyak yang diberikan Fitoplankton kepadamu, tapi aku tetap memberikan oksigen ini secara gratis setiap detiknya.

Jujur, akibat tusukan yang kau lakukan saat ini, aku mengalami gangguan proses fisik dan biologis. Perlu kau tahu, ini akan berpengaruh pada proses fisiologiku dan mengurangi teksturku.

Akibatnya, Aku jadi mudah terinfeksi oleh jamur dan bakteri karena banyaknya pintu bagi hama dan penyakit pada kulitku.

Padahal, aku selalu memberikan kesejukan untukmu disaat terik mulai menyelimutimu. Aku juga bisa menyerap air agar rumahmu tidak kebanjiran. Dan kehadirankupun membawa dampak yang baik agar kau terhindar dari bencana alam.

Tak hanya itu saja, Saat aku dewasa, aku bisa kok menyerap karbon dioksida 48 pon /tahun dan melepaskan oksigen dan itu bisa mendukung dua manusia bernapas. Bahkan saat aku rindang, aku bisa hasilkan oksigen untuk 10 orang menarik napas selama enam bulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *